Kurikulum Berbasis Geopark: Membangun Keterampilan Abad 21 di Ciletuh Pelabuhan Ratu

Main Article Content

Ayi Abdurahman

Abstract

Pendidikan yang relevan dengan konteks lokal sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan relevansi materi pembelajaran. Dalam konteks ini, geopark berfungsi sebagai sumber daya pendidikan yang dapat mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan kurikulum berbasis geopark di Ciletuh Pelabuhan Ratu dan menganalisis dampaknya terhadap pengembangan keterampilan abad 21 siswa, seperti kolaborasi, kreativitas, dan pemecahan masalah. Metode yang digunakan adalah studi kasus, yang memungkinkan eksplorasi mendalam tentang implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis geopark tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tentang lingkungan dan keberlanjutan, tetapi juga secara signifikan berkontribusi pada pengembangan keterampilan abad 21. Siswa menunjukkan kemampuan kolaborasi, komunikasi, kreativitas, pemecahan masalah, dan berpikir kritis yang baik, yang merupakan keterampilan penting untuk menghadapi tantangan di masa depan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa pendidikan berbasis geopark dapat menjadi alat yang efektif dalam membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan global.

Article Details

Section
Articles

References

Brouwer, S., van der Meer, J., & van der Veen, J. (2018). Geoparks and education: A new approach to learning. Journal of Geography in Higher Education, 42(1), 1-15.

Brouwer, S., van der Meer, J., & van der Veen, J. (2020). Geoparks and education: A new approach to learning. Journal of Geography in Higher Education, 44(1), 1-15.

Brousseau, G. (1997). Theory of didactic situations in mathematics. In Mathematics Education Library (Vol. 19). Kluwer Academic Publishers.

Brousseau, G. (2002). Theory of didactic situations. In International Handbook of Mathematics Education (pp. 387-430). Springer.

Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.

Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research methods in education. Routledge.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.

Facione, P. A. (2011). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.

Farsani, N. T., Coelho, C., & Costa, C. (2012). Geoparks: A new approach to sustainable development. Journal of Sustainable Development, 5(4), 1-10.

Hidayati, R. (2023). Pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan siswa. Jurnal Pendidikan, 12(1), 45-56.

Kusnadi, A. (2023). Kesadaran lingkungan dalam pendidikan geopark. Jurnal Lingkungan Hidup, 8(2), 78-89.

Kumar, S., Singh, R., & Sharma, P. (2021). Local context in education: Enhancing student engagement and motivation. International Journal of Educational Research, 112, 101-110.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing. Sage Publications.

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1-13.

Nonaka, I., & Takeuchi, H. (1995). The knowledge-creating company: How Japanese companies create the dynamics of innovation. New York: Oxford University Press.

Partnership for 21st Century Skills. (2009). Framework for 21st century learning. Retrieved from P21.org.

Prasetyo, B. (2023). Komunikasi efektif dalam pembelajaran. Jurnal Komunikasi, 10(3), 112-123.

Rahmawati, S. (2023). Keterampilan digital di era pendidikan modern. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(4), 34-47.

Robinson, K. (2011). Out of our minds: Learning to be creative. Capstone.

Sari, D. (2023). Penerapan kurikulum berbasis geopark di sekolah. Jurnal Geografi, 11(1), 23-35.

Setiawan, M. (2023). Pemecahan masalah dalam pembelajaran siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 67-79.

UNESCO. (2015). Education for sustainable development goals: Learning objectives. Paris: UNESCO.

Vaismoradi, M., Turunen, H., & Bondas, T. (2016). Content analysis and thematic analysis: Implications for conducting a qualitative descriptive study. Nursing & Health Sciences, 18(1), 98-105.

Wulandari, T. (2023). Kreativitas siswa dalam proyek pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(2), 90-102.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods. Sage Publications.

Yusuf, E. (2023). Berpikir kritis dalam pendidikan abad 21. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(3), 50-62.

Zhang, Y., Wang, X., & Li, J. (2022). Geoparks as educational tools: Enhancing environmental awareness among students. Journal of Environmental Education, 53(2), 123-135.